First Semester Pregnancy Journey

How did I found out? Sebenarnya saya tidak merasakan apa-apa dan tidak mengharapkan apa-apa setelah menikah, karena saya dan Ray sudah punya rencana untuk pergi ke Jepang tahun ini. Rencana nya adalah; kami akan “membuat” bayi di Jepang haha tapi ternyata Tuhan punya kehendak lain. Saya ingat betul saat itu 2 hari sebelum ulang tahun saya yang ke-28 saya bangun pagi dan iseng-iseng test-pack karena sudah terlambat datang bulan 2 hari. Sambil menunggu hasil test-pack, saya mandi. Sesudah mandi saya kaget karena ternyata ada 2 garis penanda positif di test-pack saya! Saya langsung membangunkan Ray dan memperlihatkan hasil test-pack saya.

Was I sick? Nope! Mungkin saya satu dari sekian wanita yang cukup beruntung karena tidak merasakan mual dan muntah yang parah di awal kehamilan. Saya sungguh bersyukur akan hal tersebut! Ibu saya juga ternyata tidak merasakan mual dan muntah yang parah selama hamil. Tapi saya mudah lelah dan merasa bloating seperti masuk angin di awal-awal kehamilan.

What were my first symptoms? Tanda kehamilan pertama yang saya rasakan adalah nyeri di bagian payudara dan gampang lapar. Selama seminggu sebelum saya tahu saya hamil, saya selalu menghabiskan bekal makan siang saya sebelum jam makan siang! Saya juga jadi terlalu gampang mengantuk dan tidur lebih cepat di malam hari.  Pada minggu ke-11 kehamilan, hari terakhir kami di Jepang, baru saya mulai merasakan mual di malam hari. Tapi rasa mual tersebut bisa di-maintain dengan tidak membiarkan perut kosong, beristirahat serta minum cukup dan menghindari makanan-makanan pemicu asam lambung seperti cokelat, kol atau makanan-makanan yang rasanya terlalu asam

When did we first hear a heartbeat? Saat check-up ke dokter di usia kehamilan 8 minggu, saya dan Ray sudah bisa mendengar detak jantung bayi kami. Bunyi nya sangat kencang dan cepat kira-kira 175 detak per menit.

Do I like being pregnant? Saya sangat excited dalam menyambut kehamilan saya. Tapi ternyata kehamilan tidak se-glamour yang terlihat di social media para model dan blogger! Saya sangat bersyukur kehamilan saya tergolong smooth dan tidak menyakitkan apabila dibandingkan dengan beberapa teman lain yang sedang hamil but still it feels uncomfortable and sometimes it feels like my body isn’t my own. Walaupun begitu, di saat bersamaan rasanya sangat menakjubkan tahu bahwa ada seorang manusia baru yang sedang bertumbuh dan berkembang di dalam rahim kita. My body is creating a miracle and I am sure that the baby I will get to raise at the end of this will be more than worth the struggle.

Do we know the sex? Yup, it’s a boy! Penerus nama Passandaran, teman bermain game untuk Ray.

 

Jojo – xx

Advertisements

One thought on “First Semester Pregnancy Journey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s